Metallica

Selasa, 17 November 2015

bahasa kesultanan usmani

Bahasa

Bahasa Turki Utsmaniyah adalah bahasa resmi kesultanan. Ini adalah bahasa Turk yang sangat dipengaruhi bahasa Persia dan Arab. Kesultanan Utsmaniyah memiliki beberapa bahasa berpenaruh: Turki, dituturkan oleh mayoritas penduduk Anatolia dan mayoritas Muslim Balkan selain di Albania dan Bosnia; Persia, hanya dituturkan warga berpendidikan;[131] Arab, banyak dituturkan di Arabia, Afrika Utara, Irak, Kuwait, Levant, dan sebagian Tanduk Afrika; dan Somali di seluruh Tanduk Afrika. Dalam dua abad terakhir, pemakaian bahasa-bahasa tersebut bersifat terbatas dan spesifik. Bahasa Persia, misalnya, cenderung digunakan sebagai bahasa buku untuk warga berpendidikan,[131] sedangkan bahasa Arab dipakai untuk ibadah.
Bahasa Turki, dengan variasi Utsmaniyah, merupakan bahasa militer dan pemerintahan sejak awal pendirian Kesultanan Utsmaniyah. Konstitusi Utsmaniyah 1876 menetapkan status bahasa Turki sebagai bahasa resmi kesultanan.[132]
Dikarenakan tingkat melek huruf yang rendah (sekitar 2–3% sampai awal abad ke-19 dan 15% pada akhir abad ke-19),[butuh rujukan] rakyat jelata perlu mempekerjakan juru tulis sebagai "penulis permintaan khusus" (arzuhâlci) supaya bisa berkomunikasi dengan pemerintah.[133] Sejumlah suku bangsa berbicara dengan keluarganya atau anggota permukimannya (mahalle) menggunakan bahasanya sendiri (e.g. Yahudi, Yunani, Armenia, dll). Di desa-desa tempat dua orang atau lebih tinggal bersama, penduduknya berbicara menggunakan bahasa lawan bicaranya. Di kota kosmopolitan, orang-orang cenderung menuturkan bahasa keluarganya dan banyak warga non-Turk yang menuturkan bahasa Turki sebagai bahasa kedua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar